Indonesia Android Kejar (IAK) Dorong Anak Muda Jadi Developer Android

Sebanyak 23 peserta pelatihan pemrograman Android serius mengikuti sejumlah sesi latihan yang digelar di kampus STIMIK Tunas Bangsa Banjarnegara, hingga Senin (29/1).

Pelatihan digelar Indonesia Android Kejar (IAK) dengan pemateri dari para fasilitator IAK yang ada di Banjarnegara. Dua orang fasilitator yang memberikan materi yakni Silih Prasetya dan Septi Maulanis Wahidah yang merupakan mahasiswa STIMIK Tunas Bangsa Banjarnegara. “Para peserta selain dari mahasiswa STIMIK, ada juga siswa dan guru SMK di Banjarnegara, serta peserta dari Kabumen dan Pekalongan,” kata Silih Prasetya.

Ditambahkan, latar belakang digelarnya pelatihan pemrograman Android bermula dari kunjungan Presiden Jokowi ke Google. Dari kunjungan itu diketahui bahwa masih sedikit developer Android yang berasal dari Indonesia.

“Padahal ke depan banyak sekali dibutuhkan seiring perkembangan zaman. Negara yang paling banyak memiliki developer Android yakni India. Oleh karena itu tahun ini ditarget Indonesia bisa mendorong 10.000 anak muda menjadi developer Android melalui program IAK,” jelasnya.

IAK adalah program yang didukung Google Developers yakni berupa kelas workshop pemrograman Android yang bertujuan mendorong lebih banyak anak muda untuk menciptakan aplikasi berbasis Android yang berdampak positif atau berguna bagi masyarakat. Sistem pembelajaran Android Kejar melalui dua metode, yakni online course dan offline course.

Untuk kelas online peserta akan mengikuti kelas dari Google di Udacity. Adapun kelas offline, peserta mengikuti workshop di masing-masing kota dan dibantu para fasilitator. Materi kelas offline mengacu pada kelas online dari Google di Udacity.

Ketua Program Studi Teknik Informatika STIMIK Tunas Bangsa Banjarnegara, Fajar Junaedi EP, menambahkan, Android Kejar saat ini diselengarakan di sepuluh kota di Indonesia. Yaitu Jakarta, Bandung, Malang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Denpasar, Pontianak dan Makasar.

”Di Banjarnegara merupakan pelatihan pertama untuk pemula atau tahap dasar. Para peserta diharapkan membuat project yang menarik untuk dikirimkan ke IAK dan dinilai sehingga akan mendapatkan sertifikat,” katanya.

(M Syarif SW /SMNetwork /CN26 )

Sumber : SuaraMerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *